80s toys - Atari. I still have

Agak norak
Nama lengkapnya John Martin Tumbel, alumni Universitas Airlangga jurusan sastra Inggris ini ternyata pemenang Arjuna dan Srikandi Pajak yang pernah di gelar tahun 2004 lalu. John yang jadi arjunanya ya, bukan srikandinya :p

Setelah prestasinya sebagai Arjuna Pajak, John kerja sebagai presenter di TransTV, ga lama kemudian karena dirasa cocok, John deh jadi presenter sekaligus yang ngonsep acara yang akhirnya dibuat sesuai namanya sendiri, John Pantau.


Tayangan John Pantau sangat cepat menarik perhatian pemirsa tv, mungkin bisa dikatakan ngalahin beberapa tayangan serupa sebelumnya seperti Snapshot di MetroTV dan Mata Kamera di TVOne, karena John Pantau memberikan skrinsut jelas sebuah pelanggaran di masyarakat yang ga berat, maksudnya yang simpel dan kadang jadi dosa umum, kayak nyebrang ga di Zebra Cross, mengendarai motor tanpa menggunakan helm sampe PNS yang sering keluar pada jam-jam kantor. Dan ga lupa, John ngebawainnya dengan kocak, lucu, jadi yang kedapetan melanggar ga dikit yang malah senyum-senyum malu gitu sama John, walo ga di pungkiri ada yang sampe lari dan marah-marah *kayak si bapak-bapak yang mintain uang pembuatan KTP*

Saya salut deh sama tayangan kayak John Pantau ini. Bagus. Malu, malu deh tuh yang kedapetan melanggar, biar pada tau semua tuh. Ide-idenya pun seger-seger, yang ringan, tapi ini mendidik. Ngasih tau kita kesemuanya kalo melanggar aturan, walo sekecil apa pun itu tetep aja namanya melanggar dan salah. Peraturan itu dibuat untuk kita taati, bukan untuk dilanggar ya

Operavanjava
Opera Van Java adalah sebuah acara komedi di stasiun televisi Indonesia, Trans 7. Ide acara ini adalah seperti pertunjukan wayang orang pada kebudayaan Jawa. Para wayang itu diperankan oleh beberapa pelawak terkenal, seperti Nunung Srimulat, Azis Gagap, dan Sule. Selain wayang, juga terdapat dalang yang diperankan oleh Parto Patrio serta para pemain gamelan dan sinden. Uniknya, hanya dalang yang mengetahui jalan ceritanya. Bintang tamu juga kerap ditampilkan pada tiap episodenya.
Walaupun ide dasarnya adalah pewayangan, namun cerita yang diangkat tak melulu cerita-cerita rakyat Indonesia, tapi bisa juga cerita dari negara lain, seperti Cinderella dan Sun Go Kong. Pada akhir acara, Ki Dalang Parto Patrio selalu mengucapkan kalimat terakhir khas Opera Van Java yang berbunyi: Di sana gunung, di sini gunung, di tengah-tengahnya Pulau Jawa. Wayangnya bingung, dalangnya juga bingung, yang penting bisa ketawa. Ketemu lagi di Opera Van Java... Yaa... Eeee...!